Memotret Lukisan Cahaya Dan Lukisan Kamera

Posted on 16/03/2013

0


Menu waktu ShutterSudah sedikit trampil menggunakan S dan ISO. Mau mencoba memanfaatkan waktu bukaan S lama yang diadakan khusus memotret malam hari. Menu waktu bukaan lama S dapat ditemui di kompensasi pencahayaan ‘+/–‘ (gambar) lalu menekan tombol ‘DISP’ (ikon bulan-bintang). Ketemu menu ‘long shutter’, yang bisa diatur 1-15 detik (kamera saya).
 

Pengetahuan

Ada 2 mode memotret malam dengan bukaan lama S. Mode pertama obyek foto tidak boleh goyang. Obyek foto harus stabil tidak kabur (buram, ‘blurr’). Harus memakai tripod.

Mode ke 2 obyek sengaja digoyang. Buramnya obyek malah jadi obyek foto. Bergantung efek yang diinginkan, bisa memakai tripod bisa tidak. Kita coba memotret 2 jenis obyek bergerak, (1) sumber cahaya bergerak (2) kamera bergerak.

Memotret

Setting kamera: manual, A=2.8, AWB, tripod, ISO=eksperimen, S=eksperimen.

Lukisan cahaya (light painting) — Sumber cahaya adalah buatan dan berfungsi sebagai ‘kuas’ yang digerak-gerakkan seperti kita sedang melukis! Sumber cahaya apa saja bisa dipakai, lampu senter, kembang api, laser pointer, dsb. Pret! Bukaan lama shutter S menangkap sapuan cahaya. Hasilnya, foto ‘lukisan cahaya’ abstrak.
Lukisan cahaya

Lukisan kamera (camera painting) — Kamera jadi kuas. Gerak-gerakkan kamera di sekitar obyek bercahaya seperti lampu penerangan jalan, rumah, toko. Pret! Bukaan lama S menangkap cahaya sapuan kamera. Hasilnya, foto ‘lukisan kamera’ abstrak.
Lukisan kamera

Analisa

  1. Hasil terbaik malam hari, latar sekitar hitam; sebagian foto dibuat di dalam ruangan yang digelapkan.
  2. Foto-1 kiri atas sumber cahaya menghadap lensa (yang pegang lampu tidak terfoto); foto-2 kanan atas cahaya disorotkan ke tembok (setting fokus lupa). Foto-3 dan 4, lilin dan bangunan. Sumber cahaya terlihat, tetapi kabur. Kamera tidak memakai tripod.
  3. Setting kombinasi S dan ISO harus mencoba. Formula ‘S x ISO’ bisa dipakai menentukan S; huruf ‘S’ lukisan kamera belum tuntas, S=1 kurang lama. Turunkan ISO, naikkan S: ISO=80 S=5, ISO=100 S=4, atau ISO=200 S=2. S x ISO tetap 400.

Baru belajar memainkan sumber cahaya dan kamera; kalau sudah trampil hasil pastinya bisa jadi karya seni spektakuler!
 
:D  (asyik juga membuat ‘lukisan’)