Memotret Jarak Dekat Dengan Mode Makro Optik

Posted on 27/03/2013

2


Setting mode makro atau ikon ‘bunga’ di kamera saku digital dipakai memotret subyek kecil pada jarak sangat dekat. Subyek diperbesar, di’close up’, memenuhi ruang foto agar bisa menarik perhatian. Meskipun dekat bagian detil subyek belum tertangkap lensa. Foto bukan makro sebenarnya, lebih pas disebut close up.

Mode makroBanyak subyek kecil di sekitar kita punya pesona ajaib yang baru terlihat dan menarik perhatian setelah diamati dari dekat. Sayang dilewatkan kalau tidak dipotret. Subyek kecil harus diperbesar dengan mendekat ke subyek atau dengan mendekatkan secara optik, memakai fitur ‘makro’ yang ada di kamera. Lihat buku manual kamera.

Pengetahuan

makro settingAda 2 setting mode makro, makro optik dan makro digital. Makro optik adalah jarak tajam terdekat lensa terhadap subyek. Tombol setting makro optik ada pada kamera. Lihat gambar kiri.

Setting makro digital ada di LCD (gambar kanan). Tidak dibahas. Mendekatkan subyek diperoleh dengan bantuan program komputer di kamera, bukan melalui lensa. Tidak realistik.

Saat memindah setting ke makro optik terdengar suara gerak lensa; kamera sekarang seolah-olah memakai ‘kaca mata’ untuk mendekatkan/membesarkan subyek. Pada kamera saya, jarak tajam (fokus) terdekat makro optik adalah 3 cm. Untuk kamera lain lihat buku manual masing-masing.

Memotret

Setting kamera: manual, A=2.8, ISO=80, lampu kilat=padam, mode makro optik, jarak kamera ke subyek sekitar 3 cm (cari sampai fokus).

Ini hasilnya,
makro optik demo

Analisa

Analisa foto di atas:

  1. Semut: subyek memanjang ke samping (horisontal), semut depan semua fokus, semut belakang di luar ruang tajam (DOF), tidak fokus. Latar belakang ‘bokeh’. Menurut manual cakupan bidang tajam 35mm x 24 mm.
  2. Buku: subyek memanjang ke belakang. DOF nyata sekali, fokus hanya di buku kuning. Ke depan dan ke belakang ‘blur’ (kabur, buram).
  3. Botol: kiri memotret tanpa makro, kanan di’close up’ dengan makro.

Kesimpulan — kamera saku digital baru sanggup memotret ‘close up’, belum makro. Perlu lensa khusus makro yang dapat memotret subyek hingga detil.
 
:D  (close up dan makro bunga dan capung banyak di internet)