Spot Metering Untuk Memotret Kondisi Kontras

Posted on 10/04/2013

1


Dua dari 3 setting pencahayaan agar foto terang yaitu kompensasi cahaya ‘EV’ dan ‘AWB’, sudah dibahas. Satu setting lagi ‘light metering’. Kamera mengukur cahaya yang diterima untuk menentukan kuat cahaya yang tepat pada saat memotret.

Pengetahuan

menu setting meter cahayaMenu ‘Metering’ lihat gambar. Setting menu kiri menunjukkan cahaya diukur di sejumlah titik pada ruang bidik. Hasilnya dihitung untuk mendapatkan cahaya yang tepat. Mengukur cara ini disebut ‘multi zone’ metering, ‘matrix’ metering, atau ‘evaluative’ metering (Canon).

Menu tengah, cahaya diukur di seluruh ruang bidik mencakup luas 60%-80% ruang bidik dengan bobot di bagian tengah. Cahaya di’jumlah’ dan dicari rata-ratanya. Karena itu disebut ‘center-weighted average’ metering.

Menu kanan, cahaya diukur di zona tengah dengan zona ukur amat kecil. Sekitar 5% saja. Di luar zona, cahaya tidak diperhitungkan. Metoda ini disebut ‘spot’ metering.

Dimana kegunaan masing-masing, langsung saja memotret.

Memotret

Setting kamera: manual, A=2.8, ISO=80, white-balance=AWB, lampu kilat padam, EV=0.

Di dalam ruangan (indoor) — memotret kursi rotan (latar depan) dengan latar belakang jendela terang disinari dari luar. Memotret memakai setting mode ‘Evaluative’, “Center’, ‘Spot’. Pret! Pret! Pret! Hasilnya seperti ini,Meter dan EV indoorBaris atas: detil kursi jelas pada setting ‘Spot’. Tetapi latar belakang terlalu terang atau pucat karena cahaya yang masuk berlebih.

Baris bawah: kurangi dengan menurunkan setting EV menjadi -1/3. Ulangi memotret, bandingkan dengan EV=0 dan kehadiran obyek (EV=-1/3). Kompromi terjadi di sini, latar depan kursi masih jelas latar belakang lebih nyata.

Di luar ruangan (outdoor) — memotret pohon (latar depan) dengan langit terang di latar belakang. Bergantian memotret memakai mode ‘Evaluative’, “Center’, ‘Spot’ seperti sebelumnya.Meter dan EV outdoor Baris atas: mode Evaluative, Center, Spot.
Baris bawah: potongan foto di atas, detil sama-sama jelas tidak ada perbedaan berarti.

Analisa

Pengamatan atas hasil,

  1. Umum — data cahaya metering ‘Center’ mencakup 60%-80%. Banyak ‘hitam’ (kursi, kusen jendela, pohon), kamera menganggap kondisi gelap. Cahaya dikurangi. Jadilah gelap. ‘Spot’ data cahaya sedikit, jadi terang. Nyata pada indoor, kurang nyata pada outdoor.
  2. Spot — hanya subyek yang di’spot’ atau disorot yang dihitung cahayanya. Subyek jadi terang, detil terlihat jelas. Lainnya lebih terang lagi cenderung putih pucat.
  3. Detil — detil latar depan terjadi pada spot ‘indoor’ maupun ‘outdoor’. Detil ‘outdoor’ juga terjadi pada mode lain. Mungkin karena keliru memotret, seharusnya dari balik bayangan pohon bukan dari samping. Atau kurang dekat dengan subyek. Harus eksperimen untuk mengerti betul spot metering.

Kesimpulan — Mode Spot metering digunakan untuk memperoleh detil subyek (latar depan) dengan latar belakang kontras terang. Mode ‘Evaluative’ dan ‘Center’ tidak bisa dipakai, subyek latar depan terlihat gelap (bayangan, siluet, ‘silhoutte’).

Mode ‘Evaluative’ dan ‘Center’ dipakai memotret latar depan dan latar belakang yang cahayanya merata, tidak kontras, tidak mengandung hitam dan putih terlalu banyak.
 
:D  (‘outdoor’ akan diupdate, pohon diganti bangunan)