Tips Berlatih Pret Pret Pret

Posted on 27/04/2013

0


Semua tombol dan menu setting dasar kamera saku digital yang perlu diketahui dan dikuasai dalam dunia fotografi, sudah selesai. Tinggal berlatih sebanyak-banyaknya agar terbiasa mengoperasikan setting kamera dengan cepat; lihat begini, set sana set sini, pret! Lihat begitu, idem, pret!

Memotret

Itulah yang dilakukan 2 hari perjalanan ke luar kota kemarin. Apa saja yang bisa dijepret, dijepret. Sebagian foto disajikan di beranda halaman depan yang diulang dalam versi mini di bawah.
BerandaFoto-20130424Foto 1 — Begitu mengudara terhampar pemandangan indah di bawah. Apa kira-kira yang pantas ditonjolkan? Jalan tol. Setting awal sudah disiapkan: AWB, A=2.8, EV=0.0. Ganti ISO menjadi 200 dan mode bidik ke ‘gunung’ (jarak jauh). Shutter S? Mengatur sendiri. Beres, memotret siap. Tempelkan lensa kamera ke jendela pesawat, fokuskan jalan tol, pret!

Foto 2 — Di sebuah kafe ada beraneka bentuk botol minuman mahal berderet di atas rak. Menarik, lucu, ada botol terbalik (dan lebih terang). Mencoba memotret dalam gelap tanpa lampu kilat dengan deretan botol sebagai subyek. Setting biasa: AWB, A=2.8, ISO=200. Setting S, EV?

Mendapatkan setting tepat memotret dalam cahaya remang kebiruan, tanpa blits, lumayan sukar. Juga memfokus botol gelap berhadapan dengan kamera. Memotret harus beberapa kali untuk memperoleh EV=-2/3, S=’long shutter’ 1 detik. Botol terbalik jadi sasaran fokus.

Foto 3 — Aktivitas di sebuah sekolah dasar. Anak-anak sedang berbaris apel pulang. Tahu ada yang memotret mereka berpaling dan bergaya! Dasar anak-anak. Jadi bagus. Foto di’crop’ jadi foto 3A dan 3B. Subyek baris-berbaris berubah menjadi memotret model. Dasar pemotret! Setting standar: AWB, A=2.8, ISO=200, EV=0.0.

Analisa

Subyek: Jl.Tol
Foto 1
Botol
Foto 2
Model
Foto 3A, 3B
Kamera
Jarak

sangat jauh dekat sedang gunung, normal
Waktu cepat lama cepat ISO=200, long shutter
Cahaya siang malam bayangan EV (+/–), AWB

Tabel menjelaskan setting kamera yang perlu diwaspadai sebelum memotret. Setting ‘Jarak’ dan ‘Cahaya’ mudah dimengerti. Untuk ‘Waktu’ waspadai ‘blur’ atau kabur pada subyek bergerak. ‘Jalan Tol’ bergerak, ‘Model’ juga. Shutter S harus dipercepat. Naikkan ISO; pada ISO=200 di siang hari atau bayangan, S=1/250 detik! Cepat sekali. Menurunkan ISO=100 sepertinya juga masih oke. Tidak sempat.

Kesimpulanjeli memilih subyek, trampil dan cekatan menentukan setting tepat diperoleh hanya dengan berlatih. Momen penting dan berharga muncul hanya sesaat. Tidak bisa diulang.

Foto akhir di atas dan di beranda merupakan ‘crop’ foto asli yang ukurannya lebih besar. Disengaja agar leluasa mengatur komposisi; setelah bagus, ‘crop’ foto.

Kalau sudah bisa dan biasa mengedit foto, manfaatkan. Usahakan kesan ruang atau efek 3D muncul. Kalau belum bisa, bersabar dulu oke.
 
:D  (kalau nanti punya kamera kelas atas DSLR, setting tidak jauh berbeda)