Motret Bagus Dorong Histogram Ke Kanan

Posted on 30/05/2013

0


Ada histogram di kamera saku digital, canggih, untuk apa ya? Waktu itu belum faham, setelah belajar Photoshop ternyata histogram kamera sama dengan histogram Photoshop, sama-sama menunjukkan nada gelap-terang sebuah gambar. Untuk gambar bagus, setting kamera diatur sehingga histogram berada di daerah kanan atau daerah nada putih.

Begitu katanya. Dapat difahami, gambar cenderung ‘putih’ karena cahaya yang masuk banyak untuk memunculkan detil bentuk atau tekstur. Pada gambar bagus detil seperti kerutan kemeja atau gaun, tekstur tembok, kontur awan, helai rambut, …, harus jelas. Kalau begitu taruh setting di maksimum, ‘EV’ = +2 (exposure value). Eh, detil malah lenyap, hilang bayangannya!

Pengetahuan

Buktikan sendiri jepret dengan EV = +2 di siang hari lalu amati histogram dan hasilnya. Benarkah histogram ada di kanan, benarkah ada garis menjulang di batas putih. Di layar LCD gambar yang sepertinya baik-baik saja cek adakah yang berkedip-kedip di bagian tertentu.

Ini tanda detil hilang, dalam fotorgrafi disebut ‘clipping’. Gambar bawah kiri contoh histogram dengan clipping. Di layar LCD deburan ombak memecah di pantai akan berkedip-kedip. Kalau terjadi seperti ini, gampang, turunkan setting ‘EV’ sampai garis di batas putih histogram atau kedip, hilang. Pret! Detil muncul kembali (terlihat setelah diperbesar).Clipping1Gambar kanan adalah kasus khusus di mana histogram tidak perlu didorong ke kanan. Memotret dalam kegelapan tidak mungkin histogram ada di belahan putih. Histogram ada di belahan hitam atau di kiri. Tetapi garis clipping pendek di batas putih di kanan tetap ada akibat pantulan cahaya kemerahan di dinding gelas.

‘Clipping’ tidak selalu buruk. Gambar tetap bagus selama detil yang hilang tidak berpengaruh bahkan mendukung gambar. Contoh pantulan cahaya riak air atau tetesan air atau menonjolkan profil permukaan mengkilat seperti mobil dan lengkung kaca jendela bangunan. Gelas minuman di atas dijepret dalam gelap, cahaya merah dan putih dipakai menonjolkan profil gelas. Histogram tidak didorong ke kanan.

Memotret

Setting kamera awal: manual, AWB, ISO 80, EV=0.0. Cuaca cerah dan bersahabat, cahaya lebih cukup dan agak ‘keras’ (siang hari).

Dalam ruangan — bisakah gambar bagus dihasilkan dari dalam ruangan? Ini hasilnya,ETTR1Tanpa melihat gambar, histogram-2 dan 3 dari kiri, oke. Histogram-3 lebih kanan, ambil setting EV +0.67. Sip.

Detil awannya, mana? Muncul di EV -1.3! Pilih, EV +0.67 tanpa detil awan atau EV -1.3 dengan detil awan oke detil tembok meredup? Saya memilih EV -1.3; Photoshop tidak bisa mengeluarkan detil awan yang datanya tidak ada.

Hehe.. ini kasus khusus, gara-gara awan tidak jadi mendorong histogram ke kanan!

Luar ruangan — bagaimana dengan gambar bagus di luar ruangan? Ini hasilnya,ETTR2Histogram-1, 2, 3 dari kiri oke. Histogram-3 lebih kanan, ambil. Sip.

Keliru, belum lengkap menilainya. Histogram-1 lebih kaya nada, lebih banyak mengandung gelap/hitam dibandingkan histogram-2 dan 3. Ambil. Histogram-4 tidak perlu dikomentari; istilahnya ‘washed out’ alias dicuci habis! Hehe.. .

Diskusi

Di atas adalah histogram dari Photoshop, sama dengan histogram kamera lebih akurat bahkan. Histogram Photoshop memperlihatkan clipping terjadi di semua gambar, di kamera tidak tampak kecuali histogram-4 (sepeda motor). Clipping di kamera ditunjukkan dengan kedip.

Katanya jangan ada clipping? Lihat-lihat, pada gambar sepeda motor yang berkedip tudung lumpur atau spatbor. Masih oke.

Kesimpulansetuju memotret gambar bagus diperoleh dengan mengatur setting menangkap cahaya sebanyak-banyaknya, kurang setuju histogram harus didorong ke kanan. Harus dilihat kasus per kasus seperti contoh di atas.

Di dalam gelap masih ada data; Photoshop lebih mudah memperbagus gambar gelap dibandingkan gambar terang yang nihil datanya.
 
:D  (memakai kedip untuk cek clipping, histogram untuk cek nada gambar)