Oleh-oleh Salon Foto Indonesia 2013

Posted on 08/11/2013

0


SFI Panitia-n-JuriPenjurian Lomba SFI (Salon Foto Indonesia) baru saja usai. Lomba hanya diadakan setahun sekali dengan tuan rumah lomba tahun ini ‘PAF’ (Perhimpunan Amatir Foto) di Bandung. Setiap peserta lomba foto boleh mengirim 16 foto, 4 foto untuk setiap kategori yang dilombakan yaitu Cetak Warna, Cetak Monokrom, Softcopy Kreatif, dan Softcopy Travel.
 
Gambar di atas Panitia Penyelenggara dan para Juri. Setiap kategori ada 5 juri yang menilai foto, 1 atau 5. Nilai 17 ke atas foto diterima atau ‘accepted’ dan memperoleh 1 poin. Kurang dari 17 ditolak. Foto nilai tertinggi diseleksi lagi untuk mendapatkan poin juara, 5 poin (emas), 4 poin (perak), 3 poin (perunggu), 2 poin untuk 10 foto sebagai penghargaan. Semacam juara harapan? Mungkin seperti itu.

Jadi kita harus aktif mengikuti lomba SFI sampai berhasil mengumpulkan 50 poin. Ada gelar fotografer menanti di sana yang boleh disandang di belakang nama kita, ‘A.FPSI*’ (1 ‘bintang’ = 50, FPSI = Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia, A = Artist). Gelar ini tidak sembarang dan diakui organisasi internasional ‘FIAP’ (Fédération Internationale de l’Art Photographique) yang berpusat di Paris, Perancis.

Siapa juara masing-masing kategori nonton pamerannya saja nanti oke.SFI2013-Jadwal

Aktifitas Lain SFI

Untuk mengurangi kejenuhan ada aktivitas menarik di samping kesibukan penjurian, seminar atau workshop menambah pengatahuan tentang teknik ‘digital imaging’ (DI), perangkat cetak foto moderen, kamera baru, lensa, dan tak ketinggalan ..memotret model!

Di sesi ‘digital imaging’ ada demo memotret kecepatan tinggi seperti di bawah,Hispeed-imaging1Belum sempurna, paling tidak kita tahu dan melihat bagaimana sebuah gambar kecepatan tinggi diciptakan seperti diperkenalkan di posting Kecepatan Rana Atau Shutter Speed lalu. Ini jepret seadanya karena cahaya lampu kilat dan lampu penerangan tambahan bukan kita yang mengendalikan. ‘Bocor’, latar belakang yang tidak relevan adegan ikut terjepret. Tidak apa, bisa lihat efek kontur air dan cipratannya dari samping. Sepertinya melempar air perlu teknik juga.

Dan ini hasil jepret sesi memotret model… .
SFI-FotomodelAndai saya jadi juri nilai maksimum ketiga gambar tak lebih dari 9! Saya memberi 5, 4 juri lain 1. Hehe… sudut bidik kurang tepat, komposisi agak ngawur (gambar kiri dan tengah). Ada ‘bocor’ hitam di batas bawah aliran air terjun (gambar kanan). Layar perlu diturunkan.
 
:D  (belajar banyak, belum berani mengatur model, bersiap untuk SFI tahun 2014 di Medan)
 

Posted in: Arsip, Uncategorized